Hybrid pada perangkat Blackberry

Posted: October 24, 2010 in Blackberry

Sesuai namanya, Hybrid OS adalah operating systems (OS) yang berasal dari campuran bermacam-macam OS. Awal mulanya OS hybrid ini muncul adalah untuk memperbaiki kinerja BlackBerry® jenis 9530 (Storm) di jaringan GSM karena aslinya perangkat tersebut dirancang untuk bekerja di jaringan CDMA dengan GSM untuk memenuhi kebutuhan roaming, jadi ketika perangkat BB tersebut dibawa ke luar negeri, maka aka menggunakan jaringan GSM atau sebaliknya, sesuai jaringan yang tersedia di negara yang dikunjunginya.

Namun sayangnya, modul GSM yang ada dalam perangkat itu tidak dapat bekerja secara maksimal ketika digunakan pada jaringan CDMA. Dengan kekurangan ini, bakal ada beberapa masalah yang sering terjadi, diantaranya; susahnya locking sinyal GPRS maupun 3G.

Pada prinsipnya yg dilakukan para tukang oprek OS hybrid ini adalah mencampurkan  module dari berbagai macam OS yg memiliki keunggulan dengan module lain yg juga unggul di lain bidang, jadi modul tersebut akan saling menutupi kelemahan pada suatu perangkat Blackberry. Contohnya : ada OS “X” memiliki modul browsernya yang cepat namun freemem-nya cepat drop dan ada OS “Y” yang memiliki fungsi browsingnya lambat namun awet memorynya, nah para tukang oprek OS hybrid akan mengambil module browser OS “X” untuk dicampur ke OS “Y” sehingga dihasilkan Hybrid OS “X+Y” yang browsingnya kenceng namun freemem nya awet.

Seiring dengan perkembangan waktu, karena dirasa metode ini cukup efektif maka Hybrid OS ini berkembang tidak hanya di BlackBerry® type 9530 namun juga BlackBerry® type lainnya.

Para master Hybrid yg terkenal adalah Lyricidal, BBCrackman, Gabriel, OOAKPC, dkk. Semuanya punya selera masing² dalam meracik ramuannya.

Setelah puas coba² maka saya berpikir, kenapa nggak coba² bikin sendiri aja ya? Dari situlah eksperimen demi eksperimen dilakukan. Hybrid pertama saya sebenarnya malahan bukan untuk seri Storm tapi untuk seri Huron 8820. Setelah punya Storm baru ikutan sama temen-temen tukang ngibrit dan berguru pada suhu-suhu di milis.

Sejauh ini ada 3 versi sudah yg dikeluarkan yaitu versi 1.0.0, 1.0.2, dan 2.0.1. Penamaan versi ada kaitannya dengan radio, core apps, dan percobaan ke berapa yg berhasil.

membuat sendiri OS Hybrid mrmang gampang-gampang susah. Belum tentu module yang satu akan cocok dengan module yang lain. Oleh karena itu proses ngibrit ini akan membawa kita mengenal dunia ghaib per-BlackBerry-an.

Kejadian-kejadian yg tak terbayangkan sangat mungkin terjadi kalo ramuannya nggak pas atau bahkan crash dengan module lain. Kejadian seperti Nuked, Screen of Death, Bricked, Keyboard hilang, dial pad hilang, menu tinggal dial pad doang, dan lain-lain adalah hal yg umum dijumpai.

Cara paling mudah untuk mulai belajar membuat Hybrid adalah :

1. Nyontek kepada OS hybrid yang sudah jadi tentang module mana yang agak fleksibel dikawin-kawinkan.

2. Coba tampilkan list dependency files dari handheld dengan menggunakan javaloader,

caranya :

a. Hubungkan HH dengan kabel data.

b. Dari command prompt di direktori javaloader ketik “javaloader –u dir –d >namafile.txt” tanpa tanda petik dan sesuaikan namafile dengan selera anda.

c. Setelah jadi file txt nya silahkan dipelajari saling ketergantungan module nya, hal ini akan berguna ketika kita mencoba memperbaiki kinerja atau memperbaiki bugs dalam suatu aplikasi tertentu.

 

3. Dari sini silahkan mulai dipelajari sendiri bagaimana kira-kira cod demi cod bersinergi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s