Daftar Android Yang Dapat DiUpdate Ke Kitkat – Berikut adalah daftar Smartphone Android yang kemungkinan akan dapat diupdate ke OS Android Kitkat. Seperti kita ketahui, OS ANdroid Kitkat Adalah OS Android terbaru dan merupaka penerus dari OS Android JellyBean.

Adapun fitur-fitur baru yang dapat di OS Android KitKat adalah ;
- Photo Editor bawaan
- Sensor yang lebih lengkap
- Cloud Printing
- Smart Caller ID
- Peningkatan fitur perintah suara
- Screen Recording
- Full Screen features
- Mendukung Inframerah built in

Bagi sobat ilmu-android pasti penasaran apakah Smartphone Androidnya termasuk yang mendapat update kitkat atau tidak. Penasaran? Berikut daftar smartphone android yang mendapat update kitkat yang saya rangkum dari berbagai sumber.

SAMSUNG

  • Samsung Galaxy S4 – Tersedia Januari 2014
  • Samsung Galaxy Note 3 – Tersedia Januari 2014
  • Samsung Galaxy S3 - Tersedia Januari 2014
  • Samsung Galaxy Note 2 - Tersedia Januari 2014
  • Samsung Galaxy Note 8.0
  • Samsung Galaxy Note 10.1
  • Samsung Galaxy Mega 5.8
  • Samsung Galaxy Mega 6.3
  • Samsung Galaxy Tab 3 10.1
  • Samsung Galaxy Tab 3 8.0
  • Samsung Galaxy Tab 3 7.0
  • Samsung Galaxy S4 Active
  • Samsung Galaxy S4 Zoom
  • Samsung Galaxy Grand
  • Samsung Galaxy Ace 3
  • Samsung Galaxy S4 Mini
  • Samsung Galaxy S3 Mini
  • Samsung Galaxy S Advance
  • Samsung Galaxy Ace 2
  • Samsung Galaxy Core
  • Samsung Galaxy Fresh
  • Samsung Galaxy Fame                        (Sumber : Gsmarena)

SONY

  • Sony Xperia Z
  • Sony Xperia ZR
  • Sony Xperia ZL
  • Sony Xperia Z1
  • Sony Xperia Z Ultra
  • Sony Xperia Tablet Z
  • Sony Xperia SP
  • Sony Xperia T
  • Sony Xperia TX
  • Sony Xperia V
  • Sony Xperia L

HTC

  • HTC One – Tersedia Februari 2014
  • HTC One Mini
  • HTC One Max
LG 

  • LG G2 – Tersedia Q1 2014
  • LG G-Pad
  • LG Nexus 4 – Tersedia
  • LG Nexus 5 – Sudah tersedia
  • LG G Pro
  • LG G Pro Lite

Motorola

  • Motorola Moto X – Sudah Tersedia
  • Motorola Droid Razr M
  • Motorola Droid Razr HD
  • Motorola Droid Razr Maxx
  • Motorola Atrix HD
  • Motorola Electrify M
  • Motorola Droid Ultra
  • Motorola Droid Maxx
  • Motorola Droid Mini       (Sumber)
GOOGLE

 

  • Asus Google Nexus 7
  • Google Nexus 10
  • Galaxy S4 Google Play Edition
  • HTC One Google Play Edition – Sudah Tersedia
  • LG GPad 8.3 Google Play Edition  - Sudah Tersedia
  • Sony Xperia Z Ultra Google Play Edition – Sudah Tersedia
HUAWEI
  • Huawei Ascend P6 – Tersedia Januari 2014

Nah itulah daftar smartphone Android yang sudah/akan dapat update android kitkat. Apakah smartphone Android anda termasuk dalam daftar ? Bagi yang masuk, bersyukurlah dan saya ucapkan Selamat. Daftar diatas bersifat sementara dan akan saya update jika ada tambahan informasi baru smartphone yang akan dapat update kitkat.

Unlock iPhone 3G SU iOS 4

Posted: February 10, 2011 in IPhone

unlock iPhone 3G SU iOS 4

Sekarang kita tidak perlu khawatir tentang unlock iPhone 3G SU yang sudah di upgrade ke OS 3.1.3 atau iOS4, berbeda dengan iPhone 3G FU setelah kita upgrade/restore ke OS 3.1.3 / iOS4 yang tidak memerlukan proses unlocking sebab memang iPhone 3G FU sudah di-unlock di pabrikasinya. Lagi-lagi DeV-Team sangat berjasa buat kita sebab hampir 2 minggu yang lalu mengeluarkan software yang sangat ringan yaitu kira-kira hanya 47 KB yang berfungsi untuk unlock iPhone 3G SU. Program itu bernama Ultrasn0w

Syarat dan Persiapan sebelum unlock dengan ultrasn0w:

* iPhone 3G SU sudah di-jailbreak dan di-upgrade ke OS 3.1.3 atau iOS 4 (sudah diterangkan di atas)
* Pastikan batere iPhone kita penuh sebab kita akan melakukannya secara online melalui wi-fi
* Harus ada internet secara wifi alias hotspot. Kita dapat membuat hotspot sendiri menggunakan router wi-fi, menggunakan mac sebagai router wifi, atau kita main ke mall, restorant yang menyediakan hotspot internet gratis.
* Persiapkan kartu selular (SIM card) kita, pastikan sudah dipasang di iphone kita.
* Persiapkan pembuka simtray iphone sebab pasti berguna untuk membuka SIM card

Langkah 1
Aktifkan wifi iPhone kita, dan hubungkan ke jaringan internet wi-fi

Langkah 2
Tap aplikasi Cydia

Langkah 3

* Di menu pilihan di bawah pilih/tap ‘manage’
* Pilih/tap pilihan kedua yaitu ‘sources’

Langkah 4

* Jika sudah masuk ke sources, tekan tombol biru bertulisan ‘Edit’ yang berada di pojok kanan atas
* Kemudian tekan/tap tombol biru bertuliskan ‘Add’ yang ada di pojok kiri atas

Langkah 5

* Masukan/ketik alamat ini : http://repo666.untrasn0w.com
* Catatan : pada tulisan sn0wm, ‘0’ itu adalah angka nol bukan O besar
* Tekan “Add source”
* Tunggu sampai sampai selesai dan muncul tulisan “complette”
* Jika gagal, ulangi lagi sampai tulisan “complete” benar-benar muncul
* Setelah berhasli tap tombol biru di bawah yang bertuliskan “Return to Cydia”

Langkah 6
Tekan tombol “Done”

Pada layar Sources pilihlah menu “repo666.ultrasn0w.com”

Langkah 7
Tap aplikasi “untrasn0w”

Langkah 8
Tekan tombol biru bertuliskan “Install” di pojok kanan atas

Langkah 9

* Tekan/tap “Confirm”
* Tunggu sampai selesai dan muncul tulisan “complete”
* Kembali ke “Return to Cydia”

Langkah 10

* Setelah itu tekan tombol home
* Mati kan iPhone kita dengan menekan power button kira-kira 3 detik sampai muncul “slide to power off”
* Hidupkan lagi iPhone kita.
* Selamat kita sudah me-unlock iPhone 3G SU !

upgrade, jailbreak, unlock

Posted: February 10, 2011 in IPhone

upgrade, jailbreak, unlock mungkin 3 hal ini uda sering di bahas di forum fif tercinta ini … akan tetapi ngk ada salahnya lagi saya akan mengupas tuntas kembali 3 hal ini ….. okelah kalo begitu … kita mulai:

upgrade dan jailbreak iPhone 3G SU iOS4

persiapan perang yg harus kita siapkan adalah :
1. IOS atau OS atau gampangnya firmware yg akan kita gunakan untuk mengupgrde IPHONE ….. bisa di download DISINI atau DISINI
2 siapkan tools untuk jailbreak yang disebut redsn0w 0.9.5b5 untuk windows (xp, vista, 7) yg bisa di download DISINI
3. download iTunes terbaru yaitu versi 10.. dapat didownload DISINI

kumpulkan hasil download di atas pada folder yg sama dan simpan di desktop supaya kita mudah mencarinya. Kecuali iTunes 10 yang harus diinstall terlebih dahulu..

Langkah 1

Jalankan iTunes 10 dan hubungkan iPhone kita ke PC/laptop

Langkah 2

Setelah masuk iTunes, tekan tombol “alt”/option pada keyboard dan klik tombol “restore” di iTunes

Langkah 3

arahkan ke tempat kita menyimpan folder iOS 4/ipsw (sebagai contoh saya di atas adalah ada di desktop) dan klik tombol open

Langkah 4

Restore dan OK.. tunggu sampai proses upgrade ke iOS 4 selesai dan iPhone dalam keadaan terkunci (biasanya lambang USB dan itunes).. jangan panik jika keadaan iPhone seperti ini sebab memang prosesnya begitu..

Saatnya Jailbreak dengan menggunakan redsn0w

Langkah 1

Jalankan aplikasi redsn0w yg sudah kita download dan simpan di desktop tadi

Langkah 2

saat redsn0w muncul pertama kali. Klik tombol ‘browse’

Langkah 3

Arahkan tempat kita menyimpan ipsw atau iOS 4

Langkah 4

Klik tombol “Next”

dan redsn0w siap-siap untuk melakukan jailbreak

Langkah 5

Kita akan dihadapkan untuk memilik fitur yang akan diberikan saat jailbreak.. centanglah fitur yg akan dilakukan saat jailbreak.. atau biarkan saja defaultnya.. (install cydia, enable mustitasking, enable homescreen wallpapper, enable battery percentage)..

Langkah 6

catatan :

* pada tahap ini butuh perhatian yg khusus dan kecepatan kita dalam mengikuti perintah… terutama dalam menekan tombol power dan home button
* matikan iphone terlebih dahulu yaitu dengan cara menekan tombol power sampai muncul ‘slide to power off’…
* jika sudah iphone kita mati..cabut lah terlebih dahulu kabel yg terhubung ke pc… hal ini untuk memastikan bahwa iphone kita mati
* hubungkan kembali kabel usb kita..dan klik tombol ‘next>’ pada redsn0w utk melakukan DFU.. lanjut ketahap berikutnya

tekan tombol power/wake off selama 2 detik

tombol power tetap ditekan, dan home button juga kita tekan secara bersamaan selama 10 detik…

home button tetap kita tekan dan tombol power kita lepas… tunggu sampai 28 detik…. jgn dilepas home button selama 28 detik… pastikan kita melihat detik di jam….jgn sampe kurang ya, lebih dr 28 detik juga gapapa…

tunggu sampai redsn0w melakukan reboot..

tunggu redsn0w melakukan jailbreaking

* iphone kita akan ada proses jailbreak berputar2 dan gambar harddisk
* jika iphone kita sudah selesai ter jailbreaking dan unlock… iphone akan reboot dan masuk ke springboard pertama di OS 4.0… klik tombol ‘finish’ di redsnow

akhirnya proses upgrade n jailbreak uda selesai …. selanjutnya akan kita bahas masalah unlock dan kroni kroninya ………. semoga bermanfaat …………

Transistor sebagai Penguat Signal

Posted: January 1, 2011 in Elektro

Salah satu fungsi utama transistor adalah sebagai penguat sinyal. Dalam hal ini transistor bisa dikonfigurasikan sebagai penguat tegangan, penguat arus maupun sebagai penguat daya.

Berdasarkan sistem pertanahan transistor (grounding) penguat transistor dibagi menjadi tiga jenis, yaitu :

1. Penguat Common Base (grounded-base)

Penguat Common Base adalah penguat yang kaki basis transistor di groundkan, lalu input di masukkan ke emitor dan output diambil pada kaki kolektor. Penguat Common Base mempunyai karakter sebagai penguat tegangan.

Penguat Common BasePenguat Common Base

Penguat Common base mempunyai karakter sebagai berikut :

  • Adanya isolasi yang tinggi dari output ke input sehingga meminimalkan efek umpan balik.
  • Mempunyai impedansi input yang relatif tinggi sehingga cocok untuk penguat sinyal kecil (pre amplifier).
  • Sering dipakai pada penguat frekuensi tinggi pada jalur VHF dan UHF.
  • Bisa juga dipakai sebagai buffer atau penyangga.

2. Penguat Common Emitor

Penguat Common Emitor adalah penguat yang kaki emitor transistor di groundkan, lalu input di masukkan ke basis dan output diambil pada kaki kolektor. Penguat Common Emitor juga mempunyai karakter sebagai penguat tegangan.

Penguat Common EmitorPenguat Common Emitor

Penguat Common Emitor mempunyai karakteristik sebagai berikut :

  • Sinyal outputnya berbalik fasa 180 derajat terhadap sinyal input.
  • Sangat mungkin terjadi osilasi karena adanya umpan balik positif, sehingga sering dipasang umpan balik negatif untuk mencegahnya.
  • Sering dipakai pada penguat frekuensi rendah (terutama pada sinyal audio).
  • Mempunyai stabilitas penguatan yang rendah karena bergantung pada kestabilan suhu dan bias transistor.

3. Penguat Common Collector

Penguat Common Collector adalah penguat yang kaki kolektor transistor di groundkan, lalu input di masukkan ke basis dan output diambil pada kaki emitor. Penguat Common Collector juga mempunyai karakter sebagai penguat arus .

Penguat Common CollectorPenguat Common Collector

Penguat Common Collector mempunyai karakteristik sebagai berikut :

  • Sinyal outputnya sefasa dengan sinyal input (jadi tidak membalik fasa seperti Common Emitor)
  • Mempunyai penguatan tegangan sama dengan 1.
  • Mempunyai penguatan arus samadengan HFE transistor.
  • Cocok dipakai untuk penguat penyangga (buffer) karena mempunyai impedansi input tinggi dan mempunyai impedansi output yang rendah.

Berdasarkan titik kerjanya penguat transistor ada tiga jenis, yaitu:

1. Penguat Kelas A

Penguat kelas A adalah penguat yang titik kerja efektifnya setengah dari tagangan VCC penguat. Untuk bekerja penguat kelas A memerlukan bias awal yang menyebabkan penguat dalam kondisi siap untuk menerima sinyal. Karena hal ini maka penguat kelas A menjadi penguat dengan efisiensi terendah namun dengan tingkat distorsi (cacat sinyal) terkecil.

Penguat Kelas APenguat Kelas A

Sistem bias penguat kelas A yang populer adalah sistem bias pembagi tegangan dan sistem bias umpan balik kolektor. Melalui perhitungan tegangan bias yang tepat maka kita akan mendapatkan titik kerja transistor tepat pada setengah dari tegangan VCC penguat. Penguat kelas A cocok dipakai pada penguat awal (pre amplifier) karena mempunyai distorsi yang kecil.

2. Penguat Kelas B

Penguat kelas B adalah penguat yang bekerja berdasarkan tegangan bias dari sinyal input yang masuk. Titik kerja penguat kelas B berada dititik cut-off transistor. Dalam kondisi tidak ada sinyal input maka penguat kelas B berada dalam kondisi OFF dan baru bekerja jika ada sinyal input dengan level diatas 0.6Volt (batas tegangan bias transistor).

Penguat Kelas BPenguat Kelas B

Penguat kelas B mempunyai efisiensi yang tinggi karena baru bekerja jika ada sinyal input. Namun karena ada batasan tegangan 0.6 Volt maka penguat kelas B tidak bekerja jika level sinyal input dibawah 0.6Volt. Hal ini menyebabkan distorsi (cacat sinyal) yang disebut distorsi cross over, yaitu cacat pada persimpangan sinyal sinus bagian atas dan bagian bawah.

Penguat Kelas B push-pullPenguat Kelas B push-pull

Penguat kelas B cocok dipakai pada penguat akhir sinyal audio karena bekerja pada level tegangan yang relatif tinggi (diatas 1 Volt). Dalam aplikasinya, penguat kelas B menggunakan sistem konfigusi push-pull yang dibangun oleh dua transistor.

3. Penguat kelas AB

Penguat kelas AB merupakan penggabungan dari penguat kelas A dan penguat kelas B. Penguat kelas AB diperoleh dengan sedikit menggeser titik kerja transistor sehingga distorsi cross over dapat diminimalkan.  Titik kerja transistor tidak lagi di garis cut-off namun berada sedikit diatasnya.

Penguat Kelas ABPenguat Kelas AB

Penguat kelas AB merupakan kompromi antar efisiensi dan fidelitas penguat. Dalam aplikasinya penguat kelas AB banyak menjadi pilihan sebagai penguat audio.

4. Penguat kelas C

Penguat kelas C mirip dengan penguat kelas B, yaitu titik kerjanya berada di daerah cut-off transistor. Bedanya adalah penguat kelas C hanya perlu satu transistor untuk bekerja normal tidak seperti kelas B yang harus menggunakan dua transistor (sistem push-pull). Hal ini karena penguat kelas C khusus dipakai untuk menguatkan sinyal pada satu sisi atau bahkan hanya puncak-puncak sinyal saja.

Penguat Kelas CPenguat Kelas C

Penguat kelas C tidak memerlukan fidelitas, yang dibutuhkan adalah frekuensi kerja sinyal sehingga tidak memperhatikan bentuk sinyal. Penguat kelas C dipakai pada penguat frekuensi tinggi. Pada penguat kelas C sering ditambahkan sebuah rangkaian resonator LC untuk membantu kerja penguat. Penguat kelas C mempunyai efisiensi yang tinggi sampai 100 % namun dengan fidelitas yang rendah.

Inductor/Lilitan/Kumparan

Posted: January 1, 2011 in Elektro

Induktor adalah komponen yang tersusun dari lilitan kawat. Induktor termasuk juga komponen yang dapat menyimpan muatan listrik. Bersama kapasitor induktor dapat berfungsi sebagai rangkaian resonator yang dapat beresonansi pada frekuensi tertentu.

Fungsi Induktor:

  1. Penyimpan arus listrik dalam bentuk medan magnet
  2. Menahan arus bolak-balik/ac
  3. Meneruskan/meloloskan arus searah/dc
  4. Sebagai penapis (filter)
  5. Sebagai penalaan (tuning)

Kumparan/coil ada yang memiliki inti udara, inti besi, atau inti ferit.
Nilai/harga dari inductor disebut sebagai induktansi dengan satuan dasar henry.

Simbol Induktor :

Simbol Induktor

Contoh bentuk fisik induktor :

 

Bentuk Fisik Induktor

Jenis induktor :

  1. Fixed coil, yaitu inductor yang memiliki harga yang sudah pasti. Biasanya dinyatakan dalam kode warna seperti yang diterapkan pada resistor. Harganya dinyatakan dalam satuan mikrohenry (μH).
  2. Variable coil, yaitu inductor yang harganya dapat diubah-ubah atau disetel. Contohnya adalah coil yang digunakan dalam radio.
  3. Choke coil (kumparan redam), yaitu coil yang digunakan dalam teknik sinyal frekuensi tinggi.

Fungsi dasar Transistor

Posted: January 1, 2011 in Elektro

Transistor adalah komponen elektronika yang tersusun dari dari bahan semi konduktor yang memiliki 3 kaki yaitu: basis (B), kolektor (C) dan emitor (E). Berdasarkan susunan semikonduktor yang membentuknya, transistor dibedakan menjadi dua tipe, yaitu transistor PNP dan transistor NPN.

Untuk membadakan transistor PNP dan NPN dapat dari arah panah pada kaki emitornya. Pada transistor PNP anak panah mengarah ke dalam dan pada transistor NPN arah panahnya mengarah ke luar.

Bias Transistor

Untuk dapat bekerja, sebuah transistor membutuhkan tegangan bias pada basisnya. Kebutuhan tegangan bias ini berkisar antara 0.5 sampai 0.7 Volt tergantung jenis dan bahan semikonduktor yang digunakan.

Untuk transistor NPN, tegangan bias pada basis harus lebih positif dari emitor. Dan untuk transistor PNP, tegangan bias pada basis harus lebih negatif dari emitor. Semakin tinggi arus bias pada basis, maka transistor semakin jenuh (semakin ON) dan tegangan kolektor-emitor (VCE) semakin rendah.

Bias TransistorBias Transistor

Pada gambar terlihat bahwa TR1 adalah termasuk jenis NPN, jadi tegangan bias pada basis (Vbb) harus lebih positif dari emitor (Vee). Untuk memudahkan maka Vcc ditulis dengan +Vcc dan Vee ditulis dengan -Vee. Dan TR2 adalah termasuk jenis PNP, jadi tegangan bias pada basis (Vbb) harus lebih negatif dari emitor (Vee). Untuk memudahkan maka Vcc ditulis dengan -Vcc dan Vee ditulis dengan +Vee.

Transistor sebagai Saklar

Dengan mengatur bias sebuah transistor sampai transistor jenuh, maka seolah akan didapat hubung singkat antara kaki kolektor dan emitor. Dengan memanfaatkan fenomena ini, maka transistor dapat difungsikan sebagai saklar elektronik.

Transistor Sebagai SaklarTransistor Sebagai Saklar

Pada gambar terlihat sebuah rangkaian saklar elektronik dengan menggunakan transistor NPN dan transistor PNP. Tampak TR3 (NPN) dan TR4 (PNP) dipakai menghidupkan dan mematikan LED.

TR3 dipakai untuk memutus dan menyambung hubungan antara katoda LED dengan ground. Jadi jika transistor OFF maka led akan mati dan jika transistor ON maka led akan hidup. Karena kaki emitor dihubungkan ke ground maka untuk menghidupkan transistor, posisi saklar SW1 harus ON jadi basis transistor TR3 mendapat bias dari tegangan positif dan akibatnya transistor menjadi jenuh (ON) lalu kaki kolektor dan kaki emitor tersambung. Untuk mematikan LED maka posisi SW1 harus OFF.

TR4 dipakai untuk memutus dan menyambung hubungan antara anoda LED dengan tegangan positif. Jadi jika transistor OFF maka led akan mati dan jika transistor ON maka led akan hidup. Karena kaki emitor dihubungkan ke tegangan positif, maka untuk menghidupkan transistor, posisi saklar SW2 harus ON jadi basis transistor TR4 mendapat bias dari tegangan negatif dan akibatnya transistor menjadi jenuh (ON) lalu kaki emitor dan kaki kolektor  tersambung. Untuk mematikan LED maka posisi SW1 harus OFF.

Transistor sebagai penguat arus

Fungsi lain dari transistor adalah sebagai penguat arus. Karena fungsi ini maka transistor bisa dipakai untuk rangkaian power supply dengan tegangan yang di set. Untuk keperluan ini transistor harus dibias tegangan yang konstan pada basisnya, supaya pada emitor keluar tegangan yang tetap. Biasanya untuk mengatur tegangan basis supaya tetap digunakan sebuah dioda zener.

Transistor Sebagai Penguat ArusTransistor Sebagai Penguat Arus

Pada gambar tampak dua buah regulator dengan polaritas tegangan output yang berbeda. Transistor TR5 (NPN) dipakai untuk regulator tegangan positif dan transistor TR6 (PNP) digunakan untuk regulator tegangan negatif. Tegangan basis pada masing masing transistor dijaga agar nilainya tetap oleh dioda zener D3 dan D4. Dengan demikian tegangan yang keluar pada emitor mempunyai arus sebesar perkalian antara arus basis dan HFE transistor.

Transistor sebagai penguat sinyal AC

Selain sebagai penguat arus, transistor juga bisa digunakan sebagai penguat tegangan pada sinyal AC. Untuk pemakaian transistor sebagai penguat sinyal digunakan beberapa macam teknik pembiasan basis transistor. Dalam bekerja sebagai penguat sinyal AC, transistor dikelompokkan menjadi beberapa jenis penguat, yaitu: penguat kelas A, penguat kelas B, penguat kelas AB, dan kelas C.

Transistor Sebagai Penguat Sinyal ACTransistor Sebagai Penguat Sinyal AC

Pada gambar tampak bahwa R15 dan R16 bekerjasama dalam mengatur tegangan bias pada basis transistor. Konfigurasi ini termasuk jenis penguat kelas A. Sinyal input masuk ke penguat melalui kapasitor C8 ke basis transistor. Dan sinyal output diambil pada kaki kolektor dengan melewati kapasitor C7.

Fungsi kapasitor pada input dan output penguat adalah untuk mengisolasi penguat terhadap pengaruh dari tegangan DC eksternal penguat. Hal ini berdasarkan karakteristik kapasitor yang tidak melewatkan tegangan DC.

Lebih lanjut tentang penguat sinyal AC akan dibahas pada artikel selanjutnya.

INPUT DATA RF

Kaki RF_A = Input Signal BT RF_A yg ditangkap oleh BT Antenna Pad & digandakan jalur signalnya sama besar (A & B) oleh Z6030.

Kaki RF_B = Input Signal BT RF_B hasil penggandaan & Balancing Signal BT oleh Z6030

Kaki AUX_DAC = Not Connected. Kaki Auxilliary Digital to Analog Converter. Yaitu Kontrol utk IC BT dlm mengolah Demodulasi Signal Digital 2,4 Mhz menjadi Analog. Kaki ini tdk dipakai.

VOLTAGE / TEGANGAN KERJA

Kaki VREG_IN = Input Regulator/ Tegangan kerja Analog IC BT berasal dari VBATT=4V

Kaki VDD_PIO, VDD_PADS = (Voltage Drain Device) / Input Tegangan kerja Digital IC BT berasal dari VIO=1,8V IC Power.

Kaki VDD_ANA/VDD_CORE/VDD_VCO/VDD_RADIO = Input Tegangan kerja bagian ANALOG/CORE/VCO/RADIO IC BT. Diukur tegangannya 1,8V di R6032, apabila bermasalah, pertanda kaki IC BT tsb tdk mendapatkan teg. maka solusi alternatif jumper ke VIO.

CLOCK

XTAL_IN = IC BT membutuhkan RF Clock dari IC RF sebesar 38,4 Mhz. (RFCLKEXT = RF Clock Extention). RF Clock EXT ini = RF Clock utk CPU RAP. Ukurlah dengan Frequency Counter.

LPRF_CMT

PIO = (Process  Input Ouput) terhubung ke Processor alias CPU

PIO2 = UART_WAKE (Universal Architecture Receive Transmit) Wake Up = Control dari CPU untuk memulai proses RX/TX Data dari/ke IC BT menuju CPU RAP.

PIO3 = UART_CTS_P (UART_Command To Send_Process = Control Perintah yang dikirim dari CPU RAP ke IC BT

PIO4 = BT_WAKEUP = Control Perintah untuk menstartup IC BT untuk memulai proses RX/TX Data

UART_TX = Data olahan IC BT menuju IC CPU RAP (BT Antenna à IC BT à CPU RAP à Memory (Internal/External). Terjadi proses Demodulasi dari 2,4 Ghz à Data utk disimpan

UART_RX = Data olahan IC CPU RAP menuju IC BT ( Memory (Internal/External) à CPU RAP à IC BT à BT Antenna . Terjadi proses Modulasi dari Data di IC Flash/Memory à 2,4 Ghz

UART_RTS = Reset To Send = CPU mereset data IC BT untuk memulai Input Output Data. Tegangan Reset RTS berasal dari VIO IC Power

UART_CTS = Command To Send = CPU mengontrol IC BT untuk memulai Input Output Data

BT_RESETX = Bluetooth Reset Signal = CPU memberi Perintah/Tegangan Reset utk IC BT agar IC BT aktif.

PUSL

SLEEPCLK = (PUSL 1) = Sleep Clock Oscillator 32,768 Khz sbg syarat kerja IC BT

BTH_CLK_REQ = (PUSL 4) = APE_SLEEPX = Perintah/Tegangan  kerja dari CPU RAP ke IC BT sebesar 1,8V

PURX = (PUSL 0) = Power Up Reset Signal = Perintah/Tegangan reset dari CPU RAP untuk IC BT sebesar 1,8V

PCM

PCM_OUT = IC BT à CPU RAP

PCM_IN = CPU RAP à IC BT

PCM_SYNC = Sinkronisasi Data antara IC BT dengan CPU RAP

PCM_CLK = Clock PCM dari CPU RAP untuk IC BT

Kaki VSS_DIG/VSS_VCO/VSS_RADIO/VSS_ANA = Ke5 kaki Grounding ini sebagai kaki negatif/GND dari ke5 tegangan kerja/VDD (kaki A2/G4/D6/A4/C6 untuk IC BT ini.

AIO2 = (Analog Input Ouput 2) Hanyalah sekedar filtering Capasitor saja. C dicabut tdk menimbulkan masalah berarti.

1. INPUT SIGNAL RF

Data yg mau diolah (Input Signal) ditangkap oleh Antenna BT (E6001) –> Selanjutnya di Balancing oleh Filter Z6030 (Di Coupler) sehingga menjadi dua signal sama besar yaitu RF A & RF B yg masuk ke IC BT (N6030) –> Sedangkan Z6030 ini sendiri butuh tegangan buat bekerja yaitu VDD_VCO 1,8V karena berasal dari VIO (diukur gampang khan).
Nah inilah proses No. 1. Input Signal RF 2,4 Ghz. Jadi tinggal periksa jalur RF ini serta syarat kerja Z6030 yaitu VDD_VCO 1,8V.

2. OUTPUT DATA (LPRF_CMT = Low Power Radio Frequency_Cellular Mobile Telephone)

Lihat gabungan jalur yg bernama LPRF_CMT, ini akan menuju CPU RAP. Jadi hasil kerja final IC BT disinilah letaknya..
RF_A & RF_B yg diterima oleh IC BT sebesar 2,4Ghz akan diproses (Demodulasi), dibuang signal pembawanya yg sebesar 2,4Ghz oleh IC BT N6030, sehingga menjadi Frekuensi Data –> dikirim ke RAP

Bagaimana mengecek apakah output IC BT ini (LPRF) bagus/tidak? Bisa dengan cara Selftest seperti berikut :

- LPRF_IF_TEST
- LPRF_AUDIO_LINES_TEST
- BT_WAKEUP_TEST

Ketiga Test diatas mengukur Output LPRF (Hasil kerja IC BT) spt yg sdh dijelaskan. Hasilnya harus Passed semua. Bila tdk maka cek IC BT & syarat kerjanya.

- ST_SLEEPCLK_FREQ_TEST
- ST_BT_SLEEP_CLK_TEST

Kedua Test diatas mengukur Sleep Clock Crystal Oscillator 32,768 Khz keluaran dari IC Power (RETU/AVILMA) & juga mengukur 32,768 yg masuk ke IC BT. Harus Passed hasilnya.

- ST_SLEEPCLK_FREQ_TEST Unknown Result sudah tentu ST_BT_SLEEP_CLK_TEST Unknown result juga.
- ST_SLEEPCLK_FREQ_TEST Passed, belum tentu ST_BT_SLEEP_CLK_TEST Passed juga.

3. Tegangan Kerja (VIO, VBAT)

Ada dua tegangan kerja untuk IC BT yaitu :

Teg VBAT 4V = Sebagai tegangan Analog untuk bagian Analog IC BT.
Teg VIO 1,8v = Sebagai tegangan Digital untuk bagian Logic/Pengontrol dalam IC BT.

Tentu dengan mudah kita mengukur tegangan2 ini. Jika tdk ada tentu IC BT tdk akan bekerja

4. System Clock BT (RFCLKEXT 38,4 Mhz)

IC BT membutuhkan System Clock untuk proses kerjanya, yaitu RFCLK_EXT sebesar 38,4 Mhz yg berasal dari RF IC. RF CLK EXT ini sama besar dgn RF CLOCK untuk CPU RAP. Jadi jika bermasalah pertanda jalur RFCLKEXT putus, jumper ke RFCLK saja.

5. PUSL (Power Up System Logic)

Berisi Clock Oscillator, Teg,. Perintah/Control PURX & APE SleepX

- PURX = 1,8V dari IC Power (RETU/AVILMA)
- 32,768 Khz Sleep Clock dari RET/AVILMA
- APE_SleepX 1,8V dari CPU RAP.

Ketiga PUSL ini dpt dgn mudah diukur menggunakan Multimeter & Frequency Counter.

6. PCM (Pulse Code Modulation)
IC BT dalam mengolah Data Signal yang keluar masuk Modulasi & Demodulasi membutuhkan control PCM dari CPU/RAP. Ada Input, Ouput, Synchronization dan Clock.

Fungsi Z6030 :

1. Filtering (Signal yang masuk akan disaring, dgn frekuensi sebesar 2441,75 Mhz (sesuai spek di skema), signal diluar itu direject. Sehingga IC BT jadi lebih nyantai kerjanya.

2. Balancing (Signal 2,4 Ghz (X) yg masuk ini dibuat stabil bentuk amplitudonya (Y). Sehingga IC BT lebih mudah memprosesnya.

Dengan tujuan ini maka ada system Coupler, sehingga signal masuk yang masih acak acakan akan digandakan (coupler) sehingga menjadi 2 signal output & couplingnya yg sama besar bentuknya, gunanya sbg referensi & perbandingan sehingga yakin bahwa ke2 signal itu memiliki bentuk yg sama, jika bentuk sama tentunya amplitudo frekuensi nya sudah stabil.

Jika bentuknya berbeda, tentunya amplitudonya ketahuan masih belum stabil, sehingga Z6030 harus mengolahnya dgn benar. Jika tdk bisa menyebabkan signal lemah, dll. Sehingga Z6030 ini perlu dicek/diganti. Untuk mengukur RF A & RF B ini tentunya sulit mengukur High Frequency 2,4 Ghz.

Kecuali dengan peralatan memadai, software Phoenix FLS-5, JBT-9 Box, nantinya dibaca BER (Bluetooth Bit Error) Rationya. Hasilnya Error tdk boleh lebih besar dari 0,1%. Jika lebih besar pertanda Z6030 rusak. Untuk pengukuran ini sy sendiri belum pernah coba, gak punya alat2nya, hanya berdasarkan Service Manual saja.
Daripada lambat ngukur, mending lebih mudah lsg ganti saja.

3. Directional Coupler
Signal yang masuk ke Z6030 selain di coupling juga terjadi penyearahan sehingga lebih mantap & stabil..

4. Ampilified.
Dengan Proses2 diatas tentunya RF Signal BT 2,4 Ghz jadi lebih mantap, kuat krn terjadi pula proses Amplified penguatan.